Tampilkan postingan dengan label MATERI DAPODIKDAS - P2TK 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI DAPODIKDAS - P2TK 2014. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Februari 2014

DOWNLOAD FILE DAN MATERI BIMTEK APLIKASI DAPODIKDAS 2014 LENGKAP

Setelah pada beberapa artikel sebelumnya sudah saya share beberapa informasi yang berkaitan dengan aplikasi Dapodikdas 2013 khususnya tentang hasil Bimtek Dapodik 2014. Sehubungan dengan hal tersebut, sekaligus untuk merespon pertanyaan-pertanyaan dari Rekan-rekan OPS semua, baik tentang teknis aplikasi, pembelajaran, dan lain sebagainya, berikut saya share file dan materi lengkap Dapodikdas 2014 yang telah dishare sebelumnya oleh Bpk. Dadan Hamdani melalui akun Facebook-nya.


Dalam 1 (satu) folder RAR tersebut berisi file aplikasi maupun materi Bimtek Dapodikdas 2014, di antaranya :
  • Installer aplikasi Dapodikdas v.2.0.6
  • Patch v.2.0.6 (untuk update aplikasi Dapodikdas 2.0.5)
  • Manual aplikasi Desktop v.2.0.6
  • Dokumen Kurikulum 2013 serta Standar Isi
  • Materi P2TK Dikdas - Validasi Pengisian Data pada Aplikasi Dapodikdas untuk Proses Tunjangan Guru
  • Pengertian Daerah Khusus dan Tunjangan Khusus
  • Daftar Pertanyaan seputar Aplikasi Dapodik 2013 FAQ
  • Tanya Jawab Teknis Aplikasi Dapodikdas 2014

Berikut link download / unduh File dan Materi Bimtek atau Bimbingan Teknis Aplikasi Dapodikdas 2014 di atas selengkapnya, silahkan klik di links ini (Download Bimtek aplikasi Dapodikdas 2014 lengkap – 37,92 MB). Semoga bermanfaat dan terimakasih….

Jumat, 14 Februari 2014

HASIL BIMBINGAN TEKNIS / BIMTEK DAPODIKDAS 2014 DI SIDOARJO, TANGGAL 11–13 FEBRUARI 2014

Trainer : Bpk. Yusuf Rokhmat, Bpk. Tagor Alamsyah, Bpk. Obengs,  dan Bpk. Nazaro.

1. DARI BPK. NAZARO TERKAIT INFO PTK :

a.   Untuk info/verifikasi PTK terus dicek dan dipantau. pengecekan bukan tugas OPERATOR, tetapi tugas PTK ybs, sampaikan ke semua PTK.

b.   Ceklist keaktifan ( Di tombol penugasan ) di centang sampai bulan MARET, Yang sudah terlanjur sampai bulan Juni, untuk dihilangkan kembali sampai bulan JANUARI trus close dan simpan langsung keluar aplikasi, setelah Itu Login lagi masuk semester genap, langsung menuju bagian PTK, klik penugasan ceklist keaktifan lagi Sampai bulan MARET. Terus lakukan perubahan data pada PTK tersebut.

c.   Bila data PTK nya sdh benar tetap lakukan sedikit perubahan bisa menambahkan data DIKLAT, PENGHARGAAN, ALAMAT atau dll supaya data yang ada di INFO PTK bisa berubah.

d.   Bagi yang ceklistnya belum sampai bulan MARET Lakukan yang sama seperti yang di atas.

e.   Tugas tambahan khusus WAKASEK, masih menggunakan Permen lama jadi Rombel lebih dari 27 masih bisa 4 Wakasek.


2. DARI BPK OBENGS :

UNTUK MEMPELANCAR SINKRONISASI CEK SEMUA DATA PD DAN PTK :

a.   Untuk Peserta Didik, unduh data PD.

b.   Pastikan isian kecamatan terisi Kecamatan, jangan sampai terisi kabupaten.

c.   Pastikan data Orang tua terisi lengkap dan logis jangan memanipulasi, harus terisi semua.

d.   Data periodik harus terisi semua dan logis.

UNTUK PTK, UNDUH DATA PTK :

a.   Nama PTK jangan dikasih GELAR, TITEL Haji/Hajah. Yang terlanjur hilangkan.

b.   NIK harus ada dan benar (untuk pencairan dana ke rekening ybs).

c.   Cek Status kepegawaian… JANGAN SALAH.

d.   Cek NUPTK …harus benar..

e.   Cek Jenis PTK harus benar (guru mata pelajaran, guru kelas dan guru BK).

f.    SK Pengangkatan diisi sesuai status kepagawaian…. (kalo status kepagawaian PNS maka SK pengangkatan nomernya SK PNS, kalo status kepegawaian sekarang CPNS maka nomer SK-nya nomer CPNS, kalo status kepegawaian GTT/PTT maka nomer SK pengangkatannya nomer SK GTT/PTT.

g.   Golongan diisi golongan terakhir (sesuai dengan riwayat kepangkatan).

h.   Sumber Gaji, sumber gaji sesuaikan dengan SK pengangkatan, kalo yang mengangkat Pemerintah pusat (SK pusat) maka sumber gaji APBN, kalo SK pengangkatan Pemerintah Propinsi maka sumber gaji APBD prop. Kalo SK pengangkatan PNS/CPNS SK bupati maka sumber gaji APBD KAB, dst.

i.    Untuk data rincian utamakan isian pada Kolom : RIWAYAT Gaji Berkala, RIWAYAT Kepangkatan, RIWAYAT pendidikan, RIWAYAT Sertifikasi. Lainnya sambil jalan. berlari juga boleh..he…he…he…he…he.

UNTUK PEMBELAJARAN ROMBEL.

Kurikulum 2013 mohon diperhatikan :

a.   Struktur JJM 2013 adalah 38 jam/minggu lebih dari itu rombel tidak normal. Akhirnya yang mengajar di rombel tsb bisa tidak tertib SKTPnya.

b.   Untuk SMP.. Mapel BK, Bahasa daerah, atau diluar mapel wajib masukan DITAMBAH MAPEL TAMBAHAN. Jangan di masukan di MAPEL WAJIB TAMBAHAN.

c.   Untuk SD.. Mapel Bhs. Inggris masukan di Mapel Tambahan.

d.   Cek jumlah jam semua Mapel pada Rombel Kurikulum 2013. Tidak boleh lebih dari 38 jam

KURIKULUM KTSP :

a.   Untuk tambah Mapel wajib tambahan komulasi jam masimal 4 jam

b.   Mata pelajaran harus di masukan di MAPEL TAMBAHAN. Bukan di MAPEL

TAMBAHAN WAJIB :

-        Cek jumlah jam semua mapel pada rombel kurikulum KTSP tidak boleh melebihi 40 jam.


3. DARI BPK. YUSUF ROKHMAT :

a.   Segera lakukan update data dan percepat sinkronisasi.

b.   Apabila sinkronisasi gagal ( server dlm perbaikan, gagal, dll) trus dicoba dengan durasi waktu 1 s/d 3 jam.

c.   Tanggal 1 maret P2TK melakukan Closing Date. Jadi hasil sinkronisasi bulan Maret tidak akan di proses / diterbitkan info verifikasi PTK.

d.   Pastikan bulan Februari bisa sinkron dengan data yang sudah benar (kebenaran data yang sdh disampaikan Bp. OBENG) .

e.   Pengecekan Info PTK bukan Tugas Operator, tanggung jawab PTK masing-masing.

Dari Trainer ada aplikasi BACKUP DATA… belum saya share. Masih saya buat tutorialnya untuk mempermudah penggunaan aplikasi Backup.

Salam SATU DATA…!                  

Berikut link download / unduh File dan Materi Bimtek atau Bimbingan Teknis Aplikasi Dapodikdas 2014 di atas selengkapnya, silahkan klik di links ini... 

Rabu, 05 Februari 2014

VALIDASI PENGISIAN DATA PADA APLIKASI DAPODIKDAS UNTUK PROSES TUNJANGAN GURU – MATERI DARI P2TK DIKDAS KEMDIKBUD 2014 (BAGIAN 2)

Berikut adalah publikasi lanjutan dari artikel sebelumnya tentang Validasi Pengisian Data Pada Aplikasi Dapodikdas Untuk Proses Tunjangan Guru – Materi Dari P2tk Dikdas Kemdikbud 2014 (bagian 1). Semoga bermanfaat bagi kita semua, amiin.... 

Berikut uraian selanjunya terkait dengan poin-poin penting yang harus benar-benar kita perhatikan, agar data-data yang kita inputkan ke dalam aplikasi Dapodikdas 2013 kita benar-benar valid :

P. STRUKTUR KURIKULUM 2013 SD

1. Kelas rendah (30-34 jam).

2. Kelas Tinggi (36 jam) :
  • Agama : 4 Jam
  • PKn : 6 Jam
  • Bahasa Indonesia : 10 jam
  • Matematika :  6 Jam
  • Seni, Budaya dan Keterampilan (termasuk Mulok) : 6 Jam
  • PJOK (termasuk mulok) : 4 jam

Q. PEMBAGIAN JAM MENGAJAR STRUKTUR KURIKULUM 2013 SD

  • Guru Agama : 4 Jam
  • PJOK : 4 Jam
  • Guru Kelas : 24 – 28 Jam (semua pelajaran kecuali PJOK dan Agama)

Jika Muatan Lokal diajar oleh Guru tersendiri, maka dapat mengambil maksimal 4 Jam (Agar guru kelas tidak kekurangan Jam).

Jika Kepala Sekolah mengajar 2 Jam pelajaran Guru Kelas, maka Guru Mulok hanya bisa 2 jam.

R. CONTOH JJM ROMBEL NORMAL (1) KURIKULUM 2013 SD

Jam Wajib  (36 jam) :
  • Guru Kelas : 28 Jam - Semua pelajaran termasuk mulok kecuali PJOK dan Agama.
  • PJOK : 4 Jam
  • Agama : 4 jam

Jam Wajib Tambahan (belum ada ketentuan):
  • Apa saja di luar jam wajib 36 Jam

Nb : Jam Wajib Tambahan tidak akan berpengaruh pada kenormalan/ketidaknormalan JJM Rombel karena belum akan diperhitungkan.

S. CONTOH JJM ROMBEL NORMAL (2) KURIKULUM 2013 SD ==>
  • Jam Wajib  (36 jam):
  • Guru Kelas : 24 Jam - Semua pelajaran Kecuali PJOK, Agama dan Mulok.
  • Guru PJOK : 4 Jam
  • Guru Agama : 4 jam
  • Guru Muatan Lokal : 2 jam
  • Kepala Sekolah mengajar 2 jam pelajaran Guru Kelas.

Nb : Untuk Muatan Lokal dan Jam Mengajar Kepala Sekolah dapat diisi pada jam tambahan

T. PENGISIAN PADA DAPODIKDAS JJM Kurikulum 2013 SMP ==>

1. Diisi sebagai Jam Wajib (38 Jam) :
  • Pendidikan Agama : 3 Jam
  • PKn : 3 jam
  • Bahasa Indonesis : 6 Jam
  • Matematika : 5 Jam
  • IPA : 5 Jam
  • IPS : 4 jam
  • Bahasa inggris : 4 Jam
  • Seni Budaya : 3 jam
  • PJOK : 3 Jam
  • Prakarya : 2 jam

2. Diisi sebagai Jam Wajib Tambahan (Belum ada ketentuan) :
  • Muatan Lokal

3. Diisi sebagai Jam  Tidak Wajib :
  • Selain Jam Wajib dan Jam Wajib Tambahan

U. MUATAN LOKAL

Syarat diakuinya Mata Pelajaran Muatan Lokal

Muatan Lokal yang diajarkan merupakan Muatan Lokal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah masing masing melalui SK Gubernur/Bupati atau Walikota. SK tersebut harus diserahkan kepada P2TK Dikdas selambat lambatnya tanggal 15 Februari 2014.

Sudah ada Rekomendasi dari Pusbangprodik mengenai Mulok yang diakui dan Guru dengan  Bidang Studi Sertifikasi apa saja yang dapat mengajar Matapelajaran Muatan Lokal tersebut. Nama Mata Pelajaran Mulok harus diisi benar benar sesuai dengan Penulisan Nama Mapel Mulok pada SK Gubernur/Bupati/Walikota. 

Contoh : Misal tertulis pada SK : Bahasa Sunda
Maka Penulisan pada aplikasi Dapodik harus : Bahasa Sunda. Tidak boleh B. Sunda atau Bhs Sunda.

V. PENGISIAN MUATAN LOKAL PADA APLIKASI DAPODIKDAS SD

a. Kurikulum KTSP SD (32 jam) :
Mulok menjadi salah satu pelajaran Guru Kelas,  jika mulok diajarkan oleh guru khusus maka termasuk jam wajib tambahan .

b. Kurikulum 2013 SD (36 jam) :
Mulok menjadi salah satu pelajaran Guru Kelas,  jika mulok diajarkan oleh guru khusus dapat dimasukkan dalam jam wajib atau jam wajib tambahan (otomatis masuk ke jam wajib jika jam wajib belum mencapai 36 jam)

W. PENGISIAN MUATAN LOKAL PADA APLIKASI DAPODIKDAS SMP

1. Kurikulum KTSP SMP (32 jam) :

  • Jam wajib Mulok : 2 jam.
  • Jika ada 2 mapel mulok, salah satu harus masuk jam wajib tambahan.

2. Kurikulum 2013 SMP (38 jam) :
Mulok adalah salah satu pelajaran dari pelajaran berikut :

  • Seni dan Budaya
  • Keterampilan
  • PJOK

Mapel Mulok dapat diisi pada salah satu pelajaran tersebut dengan menuliskan Nama Mapel Mulok sesuai dengan SK Gubernur Walikota. Contoh :
  • Nama Matapelajaran : Seni dan Budaya
  • Nama Mulok : Pendidikan Seni dan Budaya Jakarta

Silahkan unduh/download langsung file lengkap tentang Materi dari Pihak P2TK Dikdas 2014 (Validasi Pengisian Data Pada Aplikasi Dapodikdas Untuk Proses Tunjangan Guru) dengan mengunjungi links referensi sumber artikel di bawah.

Referensi artikel : Materi dari Pihak P2TK Dikdas 2014. Sumber file : Operator Sekolah

VALIDASI PENGISIAN DATA PADA APLIKASI DAPODIKDAS UNTUK PROSES TUNJANGAN GURU – MATERI DARI P2TK DIKDAS KEMDIKBUD 2014 (BAGIAN 1)

Selamat malam Rekan-rekan OPS… Berikut saya coba publikasikan file yang berasal dari Bpk. Obengs Bunhaw pada file versi terbaru di Grup Facebook Operator Sekolah hari ini, yakni tentang validasi pengisian data pada aplikasi Dapodikdas 2013 untuk proses tunjangan guru yang merupakan uraian materi dari P2TK Dikdas Kemdikbud 2014.

A. VALIDASI PENGISIAN DATA INDIVIDU PTK

  • Nama : sesuai dengan ijazah, tanpa gelar. Gelar pada kolom tersendiri.

B. SEKOLAH INDUK

1.  Centangan Sekolah Induk harus diisi jika sekolah tersebut adalah sekolah induk/pangkal PTK yang bersangkutan.
2.     Sekolah Induk hanya diperbolehan satu (1) untuk setiap PTK walau mengajar di beberapa sekolah.
3.   Jika Sekolah Induk tidak dicentang atau lebih dari 1 sekolah induk yang dicentang maka data PTK yang bersangkutan dianggap TIDAK VALID.
4.     Jam mengajar minimal 6 jam pada Sekolah Induk, termasuk Kepala Sekolah.

C. TUGAS TAMBAHAN YANG DIAKUI

-  SD : 1 Kepala Sekolah

-  SMP :
1.     1 Kepala Sekolah
2.     1 - 4 Wakil Kepala Sekolah (menunggu keputusan Menteri)
3.     1 Kepala Laboratorium
4.     1 Kepala Perpustakaan

D. VALIDASI TUGAS TAMBAHAN

1.     Tanggal Mulai Tugas (TMT) harus diisi dan Valid
2.     Tanggal Selesai Tugas (TST) harus diisi jika sudah tidak menjabat
3.     Nomor SK harus diisi dengan benar
4.     Tugas Tambahan yang diakui adalah Tugas Tambahan pada Sekolah Induk/pangkal.
5.     Jumlah Tugas Tambahan dalam satu sekolah tidak boleh melebihi ketentuan.
6.     Jika Tugas Tambahan tidak valid maka Jumlah Jam Tugas Tambahan tidak diakui (= 0 jam)

E. STRUKTUR KURIKULUM KTSP SD

-  Kelas Rendah  :
1.     Kelas 1 : 26 Jam
2.     Kelas 2 : 27 Jam
3.     Kelas 3 : 28 Jam

-  Kelas Tinggi Total 32 Jam :
1.     Guru Kelas mengajar (25 Jam) :
  • PKn (2 jam)
  • Bahasa Indonesia (5 jam)
  • Matematika (5 jam)
  • Ilmu Pengetahuan Alam (4 jam)
  • Ilmu Pengetahuan Sosial (3 jam)
  • Seni Budaya dan Keterampilan (4 jam)
  • Muatan Lokal (2 jam)
2.     Guru Agama (3 Jam)
3.     Guru PJOK (4 Jam)

Diperbolehkan menambahkan 4 Jam pelajaran apa saja sesuai kebutuhan peserta didik.

F. STRUKTUR KURIKULUM KTSP SD

1.     Karena Kepala Sekolah harus mengajar 6 jam, maka Kepala Sekolah bisa memanfaatkan 4 jam tambahan tanpa mengurangi JJM Guru Kelas
2.     Jika Kepala Sekolah sudah sertifikasi Guru Kelas maka Kepala Sekolah dapat mengajar salah satu pelajaran Guru Kelas. Misalnya PKn (2 jam x 3 rombel).
3.     Jika Muatan Lokal diajar oleh Guru tersendiri, maka muatan lokal juga memanfaatkan 4 jam tambahan agar tidak mengurangi JJM guru Kelas.

G. CONTOH ROMBEL NORMAL (KTSP SD)

1. Jika Kasek Sertifikasi Guru Kelas :
  • Guru Kelas 24  atau 25 Jam
  • Guru Mulok 2 Jam
  • Guru PJOK 4 Jam
  • Guru Agama 3 Jam
  • Kepala Sekolah mengajar PKn 2 jam

2. Jika Kasek Sertifikasi PJOK :
  • Guru Kelas 24 - 27 Jam
  • Guru Mulok 2 Jam
  • Guru Agama 3 Jam
  • Kepala Sekolah mengajar PJOK 4 jam.

H. PENGISIAN JJM KTSP SD PADA DAPODIKDAS VERSI 2013

1. Jam Wajib adalah Jam yang sesuai dengan Struktur Kurikulum (32 Jam) :
  • Guru Kelas (25 Jam) – termasuk Mulok 2 jam
  • PJOK (4 jam)
  • Agama (3 Jam)

2. Jam Wajib Tambahan (4 jam) adalah jam pelajaran tambahan untuk mapel yang ada dalam struktur kurikulum, contoh :
  • Muatan Lokal 2 Jam
  • PKn (Guru Kelas) 2 Jam

3. Jam Tidak Wajib adalah JJM tambahan untuk mapel apa saja baik dalam struktur kurikulum atau tidak di luar 36 jam.

I. VALIDASI JJM KTSP SD PADA DAPODIKDAS VERSI 2013

Mata pelajaran Wajib yang JJM Totalnya melebih standart kurikulum maka akan menjadi Tidak Normal. Contoh :
  • Team Teaching : Guru Kelas menjadi tidak normal
  • 2 guru PJOK Masing masing 3 Jam  (Total 6 jam) : PJOK menjadi tidak Normal karena JJM Kurikulum PJOK : 4 Jam
  • Ketidaknormalan suatu Mapel tidak mempengaruhi Mapel lain
Mata pelajaran Wajib Tambahan jika melebihi 4 jam maka keseluruhan JJM Tambahan menjadi tidak normal. Contoh Jam Wajib Tambahan :
  • Guru Kelas menambahkan 2 Jam
  • Muatan Lokal Bahasa Daerah menambahkan 2 Jam
  • Muatan Lokal Potensi Daerah menambahkan 2 Jam
  • Total JJM Wajib Tambahan adalah 6 jam sehingga ketiga mapel tambahan menjadi tidak normal
  • Jam Wajib 32 Jam tidak terpengaruh oleh ketidaknormalan JJM Tambahan

J. STRUKTUR KURIKULUM KTSP SMP

1. Jam Wajib :
  • Agama : 2 Jam
  • PKn : 2 Jam
  • Bahasa Indonesia : 4 jam
  • Bahasa Inggris : 4 Jam
  • Matematika : 4 jam
  • IPA Terpadu : 4 Jam
  • IPS Terpadu : 4 Jam
  • Seni Budaya : 2 Jam
  • PJOK : 2 Jam
  • Keterampilan/TIK : 2 Jam
  • Muatan Lokal : 2 Jam

2. Jam Wajib Tambahan :
  • 4 Jam Pelajaran apa saja

K. PENGISIAN JJM KTSP SMP PADA DAPODIKDAS VERSI 2013

  • Jam Wajib adalah Jam yang sesuai dengan Struktur Kurikulum KTSP SMP (32 Jam).
  • Jam Wajib Tambahan (4 jam) adalah jam pelajaran tambahan untuk mapel yang ada dalam struktur kurikulum.
  • Jam Tidak Wajib adalah JJM tambahan untuk mapel apa saja baik dalam struktur kurikulum atau tidak diluar 36 jam.
  • Keterampilan dan TIK adalah satu matapelajaran sehingga jika keduanya diselenggarakan maka salah satu masuk ke dalam Jam Wajib Tambahan.

L. VALIDASI JJM KTSP SMP PADA DAPODIKDAS VERSI 2013

  • Mata pelajaran Wajib yang JJM Totalnya melebih standart kurikulum (32 Jam) maka akan menjadi Tidak Normal.
  • Mata pelajaran Wajib Tambahan jika melebihi 4 jam maka keseluruhan JJM Tambahan menjadi tidak normal.
  • Tidak ada Validasi untuk JJM Tidak wajib.

M. CONTOH-1 ROMBEL NORMAL (KTSP SMP)

1. Jam Wajib (32 Jam) :
  • Agama : 2 Jam
  • PKn : 2 Jam
  • Bahasa Indonesia : 4 jam
  • Bahasa Inggris : 4 Jam
  • Matematika : 4 jam
  • IPA Terpadu : 4 Jam
  • IPS Terpadu : 4 Jam
  • Seni Budaya : 2 Jam
  • PJOK : 2 Jam
  • Keterampilan: 2 Jam
  • Muatan Lokal Bahasa Daerah : 2 Jam

2. Jam Wajib Tambahan (4 Jam) :
  • TIK : 2 Jam
  • Muatan Lokal Potensi Daerah :2 jam

N. CONTOH-2 ROMBEL NORMAL (KTSP SMP)

Jam Wajib (32 Jam) :
  • Agama : 2 Jam
  • PKn : 2 Jam
  • Bahasa Indonesia : 4 jam
  • Bahasa Inggris : 4 Jam
  • Matematika : 4 jam
  • IPA Terpadu : 4 Jam
  • IPS Terpadu : 4 Jam
  • Seni Budaya : 2 Jam
  • PJOK : 2 Jam
  • Keterampilan: 2 Jam
  • Muatan Lokal Bahasa Daerah : 2 Jam

Jam Wajib Tambahan (4 Jam) :
  • IPA Terpadu : 1 Jam
  • Matematika : 1 Jam
  • Muatan Lokal Potensi Daerah :2 jam

O. CONTOH - 3 ROMBEL TIDAK NORMAL (KTSP SMP)

1. Jam Wajib (34 Jam) :
  • Agama : 2 Jam
  • PKn : 2 Jam
  • Bahasa Indonesia : 4 jam
  • Bahasa Inggris : 4 Jam
  • Matematika : 4 jam
  • IPA Terpadu : 4 Jam
  • IPS Terpadu : 4 Jam
  • Seni Budaya : 2 Jam
  • PJOK : 2 Jam
  • Keterampilan: 2 Jam  (tidak normal)
  • TIK : 2 Jam (tidak normal)
  • Muatan Lokal Bahasa Daerah : 2 Jam

2. Jam Wajib Tambahan (4 Jam) :
  • IPA Terpadu : 2 Jam (tidak normal)
  • Matematika : 2 Jam (tidak normal)
  • Muatan Lokal Potensi Daerah :2 jam (tidak normal)

3. Penjelasan :
  • Keterampilan dan TIK Tidak Normal karena total JJM : 4 jam
Semua Jam wajib tambahan tidak normal karena total JJM Tambahan 6 Jam

BACA SELENGKAPNYA ==> LANJUT KE BAGIAN 2…